- Windows 11 versi 26H2 menjadi batas akhir dukungan resmi dari Microsoft untuk perangkat berbasis prosesor Snapdragon 850.
- Perangkat dengan chipset Snapdragon 850 masih akan menerima pembaruan keamanan selama dua tahun setelah perilisan versi 26H2.
- Pengguna tetap memiliki opsi untuk mencoba metode instalasi tidak resmi untuk versi Windows berikutnya, meski tanpa jaminan kompatibilitas dari Microsoft.
Pemilik perangkat Snapdragon 850 perlu mempertimbangkan rencana peningkatan perangkat keras dalam waktu dekat. Meskipun dukungan keamanan masih tersedia untuk jangka waktu terbatas, ketergantungan pada metode tidak resmi untuk versi Windows masa depan tidak disarankan bagi kebutuhan produktivitas yang stabil dan aman.
Dimudahin.com — Pengguna perangkat Windows on Arm yang ditenagai oleh prosesor Qualcomm Snapdragon 850 kini menghadapi penyesuaian terkait masa dukungan perangkat lunak mereka. Berdasarkan kebijakan siklus hidup yang ditetapkan oleh Microsoft, versi sistem operasi tertentu akan menjadi titik akhir bagi dukungan resmi untuk chipset tersebut.
Keputusan ini memberikan kejelasan bagi para pemilik perangkat bahwa mereka tetap bisa beroperasi dengan optimal dalam jangka waktu tertentu, namun harus mulai memikirkan langkah selanjutnya untuk menjaga keamanan dan kompatibilitas sistem di masa depan. Memahami batasan ini sangat penting agar pengguna dapat mengelola perangkat mereka dengan lebih bijak tanpa harus menghadapi kendala teknis yang tidak terduga.
Akhir Dukungan Resmi pada Windows 11 Versi 26H2
Microsoft secara resmi mengonfirmasi bahwa Windows 11 versi 26H2 akan menjadi versi terakhir yang mendapatkan dukungan untuk perangkat dengan prosesor Snapdragon 850. Informasi ini telah tercantum dalam halaman siklus hidup Windows 11, yang menjadi panduan utama bagi pengguna mengenai kompatibilitas perangkat keras mereka.
Perlu dipahami bahwa penghentian dukungan ini tidak berarti perangkat tersebut akan langsung berhenti berfungsi. Hardware berbasis Snapdragon 850 masih dapat menjalankan versi 26H2 dengan dukungan penuh dan stabil. Namun, perangkat tersebut tidak akan lagi mendapatkan pembaruan untuk versi Windows berikutnya, seperti 27H2, yang direncanakan hadir di tahun mendatang.
Konteks Snapdragon 850 dalam Ekosistem Windows on Arm
Snapdragon 850 sendiri diperkenalkan oleh Qualcomm pada tahun 2018 sebagai salah satu langkah awal dan strategis untuk membawa arsitektur Arm ke dalam ekosistem PC Windows. Chip ini dirancang khusus untuk memberikan efisiensi daya dan konektivitas yang lebih baik dibandingkan prosesor tradisional pada zamannya.
Sebelum keputusan ini diambil, Microsoft juga telah menghentikan dukungan resmi untuk Snapdragon 835, yang merupakan generasi awal dari chip smartphone yang diadaptasi untuk perangkat Windows on Arm. Dengan demikian, Snapdragon 850 mengikuti jejak pendahulunya ke dalam daftar prosesor yang tidak lagi mendapatkan pembaruan versi sistem operasi di masa depan.
Masa Dukungan Keamanan dan Keberlanjutan Perangkat
Meskipun versi 26H2 menjadi versi terakhir, pengguna tidak perlu merasa panik atau terburu-buru untuk mengganti perangkat mereka. Microsoft telah memberikan masa transisi dengan tetap memberikan dukungan pembaruan keamanan selama 24 bulan setelah perilisan versi 26H2 tersebut.
Dukungan keamanan ini memastikan bahwa perangkat tetap terlindungi dari berbagai celah keamanan yang mungkin muncul di kemudian hari. Namun, penting untuk diingat bahwa setelah periode dua tahun tersebut berakhir, perangkat tidak akan lagi mendapatkan pembaruan keamanan resmi, sehingga risiko keamanan akan meningkat bagi pengguna yang tetap bertahan menggunakan sistem lama.
Potensi Penggunaan Metode Tidak Resmi
Bagi pengguna yang memiliki keahlian teknis lebih lanjut, seringkali muncul pertanyaan mengenai kemungkinan untuk tetap menjalankan versi Windows yang lebih baru di luar spesifikasi resmi. Secara teknis, penghentian dukungan resmi tidak selalu berarti sistem operasi tidak dapat berjalan sama sekali pada perangkat tersebut.
Dalam beberapa kasus di masa lalu, komunitas pengguna berhasil memasang Windows pada perangkat yang tidak lagi memenuhi persyaratan resmi dengan memanfaatkan metode bypass atau perangkat lunak pihak ketiga. Ada kemungkinan bahwa PC berbasis Snapdragon 850 nantinya tetap dapat menjalankan versi Windows di masa depan melalui metode serupa. Namun, perlu dicatat bahwa Microsoft tidak memberikan jaminan kompatibilitas, stabilitas, maupun dukungan resmi untuk konfigurasi yang dilakukan di luar jalur standar. Mengingat implikasi tersebut, bagi pengguna yang mengandalkan perangkat untuk kebutuhan harian, berpindah ke perangkat yang lebih baru tetap menjadi solusi paling aman dan disarankan agar mendapatkan dukungan penuh serta performa yang lebih optimal di masa depan.












