Di artikel ini, dimudahin.com merangkum panduan lengkap: mulai dari syarat dokumen, cara daftar paspor online langkah demi langkah, cara bayar, sampai tips agar prosesnya lancar tanpa bolak-balik.
Ringkasan Cepat (Biar Nggak Bingung)
- Siapkan dokumen asli + fotokopi (dan foto/scan untuk diunggah).
- Daftar lewat aplikasi M-Paspor dan pilih jadwal kedatangan.
- Dapat kode billing setelah pilih jadwal, lalu bayar segera.
- Datang ke kantor imigrasi sesuai jadwal untuk foto, sidik jari, dan wawancara.
- Paspor reguler umumnya selesai dalam hitungan hari kerja (bukan menit).
1) Syarat Dokumen Paspor Baru (Dewasa 17 Tahun ke Atas)
Untuk pemohon dewasa, dokumen dasar yang umumnya diminta adalah:
- e-KTP yang masih berlaku (atau surat keterangan pindah ke luar negeri).
- Kartu Keluarga (KK).
- Salah satu dokumen pendukung identitas: akta kelahiran / akta perkawinan / buku nikah / ijazah / surat baptis.
- Surat pewarganegaraan (khusus yang baru menjadi WNI) bila diperlukan.
- Surat penetapan ganti nama bila pernah ganti nama.
Catatan penting: pastikan data “nama, tempat & tanggal lahir, serta nama orang tua” konsisten dan tercantum jelas pada dokumen pendukung. Kalau ada yang tidak tercantum, biasanya kamu perlu surat keterangan dari instansi berwenang (misalnya Disdukcapil) agar data bisa divalidasi.
2) Syarat Paspor Anak (Di Bawah 17 Tahun)
Kalau kamu mengurus paspor untuk anak, persyaratannya sedikit berbeda karena memakai identitas orang tua/wali:
- e-KTP ayah dan ibu (atau minimal sesuai ketentuan kantor, tetapi umumnya diminta keduanya).
- Kartu Keluarga (KK).
- Akta kelahiran anak (atau surat baptis bila relevan).
- Buku nikah/akta perkawinan orang tua.
- Paspor orang tua (sering diminta) dan paspor lama anak bila sebelumnya sudah punya.
- Surat penetapan ganti nama (jika ada perubahan nama).
3) Cara Daftar Paspor Online Lewat M-Paspor (Step-by-Step)
Berikut alur yang paling sering dipakai pemohon saat daftar paspor online lewat M-Paspor:
- Unduh & login aplikasi M-Paspor
Instal M-Paspor dari store resmi (Android/iOS), lalu buat akun atau login. - Pilih menu “Pengajuan Permohonan”
Di halaman awal, masuk ke pengajuan permohonan paspor. - Pilih jenis layanan
Umumnya ada pilihan Paspor Reguler (proses normal) atau Percepatan (selesai hari yang sama, dengan biaya tambahan). - Pilih kategori pemohon
Tentukan apakah pengajuan untuk Dewasa (17+) atau Anak (di bawah 17). - Pilih kantor imigrasi & jenis paspor
Cari kantor imigrasi yang kamu mau, lalu pilih jenis paspor dan masa berlaku (misalnya 5 tahun atau 10 tahun, sesuai opsi yang tersedia). - Verifikasi identitas
Biasanya kamu diminta memindai/mengunggah foto e-KTP, kemudian verifikasi NIK. - Isi data & tujuan pembuatan paspor
Lengkapi data yang diminta: status kepemilikan paspor (baru/penggantian), tujuan perjalanan, hingga data kontak keluarga/kerabat yang bisa dihubungi. - Unggah dokumen persyaratan
Foto/scan harus jelas, tidak blur, tidak kepotong, dan data terbaca rapi. Ini salah satu penentu cepat-lambatnya proses di loket nanti. - Pilih tanggal & jam kedatangan (slot antrean)
Setelah data beres, pilih jadwal. Inilah kunci agar kamu tidak terjebak antre panjang. - Dapatkan kode billing & lakukan pembayaran
Setelah jadwal terbit, biasanya kamu akan memperoleh kode billing. Bayar secepatnya—jangan ditunda—karena kalau lewat batas waktu tertentu, permohonan bisa kedaluwarsa dan kamu harus ulang dari awal. - Simpan bukti & QR/antrian
Setelah pembayaran sukses, aplikasi menampilkan status sudah dibayar dan kode/QR layanan. Simpan PDF-nya atau minimal screenshot. - Datang sesuai jadwal untuk biometrik & wawancara
Meski daftar online, kamu tetap perlu hadir untuk foto, sidik jari, dan wawancara. Bawa dokumen asli + fotokopi.
4) Cara Bayar Kode Billing Paspor (Biar Nggak Hangus)
Pembayaran paspor biasanya masuk kategori PNBP (Penerimaan Negara Bukan Pajak). Metodenya bisa lewat:
- ATM bank tertentu
- Mobile banking / internet banking
- Kanal pembayaran yang mendukung transaksi PNBP/MPN
Intinya, kamu hanya perlu memasukkan kode billing dari M-Paspor, cek nominal tagihan, lalu selesaikan pembayaran. Setelah itu, kembali ke aplikasi untuk memastikan status berubah menjadi “sudah dibayar”.
Tips: kalau kamu mengalami kendala tidak bisa mengunduh surat pengantar, biasanya kamu tetap bisa menunjukkan QR Code dan bukti bayar kepada petugas di kantor imigrasi.
5) Tips Anti Antre Lama Saat Urus Paspor
- Pilih slot jadwal lebih pagi (jika tersedia) untuk menghindari penumpukan.
- Unggah dokumen yang benar-benar jelas. Foto buram sering bikin verifikasi melambat.
- Siapkan dokumen asli + fotokopi dari rumah, susun urut (KTP, KK, dokumen pendukung).
- Bayar segera setelah dapat kode billing. Menunda pembayaran berisiko permohonan kedaluwarsa.
- Datang tepat waktu sesuai jadwal. Datang telat sering bikin kamu harus menunggu slot berikutnya (atau diarahkan reschedule).
6) Berapa Lama Paspor Jadi?
Untuk layanan reguler, proses penerbitan paspor umumnya memerlukan waktu hingga 4 hari kerja setelah tahapan pemeriksaan dan wawancara dinyatakan lengkap dan disetujui. Sementara itu, layanan percepatan memungkinkan paspor selesai di hari yang sama (dengan ketentuan dan biaya tambahan).
7) Biaya Pembuatan Paspor Terbaru (PNBP)
Biaya paspor bergantung pada jenis paspor dan masa berlaku. Secara umum, tarif PNBP yang tercantum pada kanal resmi imigrasi mencakup:
- Paspor biasa non-elektronik 5 tahun
- Paspor biasa non-elektronik 10 tahun
- Paspor biasa elektronik (e-paspor) 5 tahun
- Paspor biasa elektronik (e-paspor) 10 tahun
- Layanan percepatan (selesai pada hari yang sama) sebagai biaya tambahan di luar penerbitan paspor
Nominalnya bisa kamu cek langsung pada daftar biaya resmi imigrasi (dan pastikan sesuai jenis paspor yang kamu pilih di M-Paspor).
FAQ Singkat
Apakah daftar online berarti paspor dikirim tanpa datang ke kantor?
Tidak. Pendaftaran bisa online, tetapi tahapan biometrik seperti foto, sidik jari, dan wawancara tetap dilakukan di kantor imigrasi.
Kalau dokumen kurang, apakah bisa dilanjutkan dulu?
Umumnya, jika persyaratan dinyatakan belum lengkap saat pemeriksaan, permohonan dapat dikembalikan dan dianggap ditarik. Jadi, pastikan berkas benar sejak awal.
Kalau QR/surat pengantar tidak bisa diunduh?
Simpan QR yang tampil di aplikasi dan bukti pembayaran. Biasanya itu cukup untuk diverifikasi petugas.
Daftar paspor online lewat M-Paspor adalah cara paling realistis untuk menghindari antre panjang—asal kamu disiplin menyiapkan dokumen, cepat melakukan pembayaran, dan datang sesuai jadwal. Semoga panduan ini membantu proses pengajuan paspormu lebih mulus. Kalau kamu ingin, tulis di kolom komentar: kamu mau bikin paspor reguler atau percepatan—biar kami bisa buatkan checklist yang lebih spesifik sesuai kebutuhanmu. ***












