Bedanya WhatsApp Business vs WhatsApp Biasa (Singkat tapi Ngena)
Secara tampilan, WhatsApp Business memang mirip WhatsApp Messenger. Namun fokusnya berbeda: kalau WA biasa untuk chat pribadi, WA Business dibuat untuk komunikasi pelanggan dan pengelolaan chat bisnis.
- Profil bisnis: ada kategori usaha, alamat, jam operasional, email/website (lebih meyakinkan saat pelanggan cek profil).
- Katalog produk: kamu bisa pajang produk/jasa seperti etalase mini, pelanggan tinggal klik dan tanya.
- Pesan otomatis: pesan salam (greeting) dan pesan di luar jam kerja (away message).
- Quick replies: balasan cepat untuk pertanyaan yang berulang (“harga berapa?”, “alamat toko?”, “kirim hari ini bisa?”).
- Label: menandai chat pelanggan (misal: Prospek, Sudah Bayar, Proses, Selesai) supaya tidak ketuker.
- Statistik sederhana: melihat gambaran chat (pesan terkirim, terbaca, dll).
Kalau bisnismu sudah skala besar (CS banyak orang, butuh integrasi CRM, chatbot lanjutan), biasanya orang naik level ke WhatsApp Business Platform/API. Tapi untuk UMKM dan penjual online, WhatsApp Business app gratis biasanya sudah cukup.
Sebelum Mulai: 3 Langkah Aman Biar Tidak Nyangkut
- Tentukan nomor yang dipakai: satu nomor hanya bisa aktif di salah satu aplikasi (WA biasa atau WA Business) dalam waktu yang sama. Jadi pilih mau pindah atau pakai nomor baru.
- Backup chat dulu: kalau kamu berniat pindah dari WA biasa ke WA Business dengan nomor yang sama, backup ke Google Drive/iCloud untuk jaga-jaga.
- Siapkan akses SMS/telepon: proses verifikasi butuh kode OTP. Pastikan sinyal aman dan nomor bisa menerima SMS/telepon.
Cara Bikin Akun WhatsApp Business (Step by Step)
- Unduh aplikasi WhatsApp Business di Play Store atau App Store (pastikan resmi, bukan aplikasi mod).
- Buka aplikasi lalu setujui ketentuan layanan.
- Masukkan nomor telepon:
- Pilih kode negara Indonesia (+62) atau sesuai negaramu.
- Ketik nomor aktif yang akan dipakai untuk bisnis.
- Verifikasi nomor (OTP):
- WhatsApp akan mengirim kode 6 digit via SMS.
- Masukkan kode tersebut untuk mengaktifkan akun.
- Jika SMS tidak masuk, biasanya ada opsi panggilan telepon (Call me) setelah beberapa saat.
- Atur profil bisnis:
- Nama bisnis (usahakan konsisten dengan brand/toko).
- Kategori bisnis.
- Foto profil (logo atau foto toko).
- Alamat, jam operasional, dan deskripsi singkat.
- Aktifkan fitur penting di menu Business Tools:
- Buat Greeting message untuk menyapa chat pertama.
- Set Away message untuk jam tutup.
- Siapkan Quick replies untuk jawaban berulang.
- Mulai rapikan chat dengan Labels.
- Susun katalog:
- Tambahkan produk/jasa, foto, harga (opsional), dan deskripsi.
- Pastikan foto jelas dan deskripsinya ringkas tapi informatif.
“Verifikasi” WhatsApp Business Itu Ada 2 Jenis (Jangan Ketuker)
Banyak orang mengira verifikasi itu hanya “dapat badge”. Padahal ada dua hal berbeda:
1) Verifikasi Nomor (Wajib)
Ini proses standar saat daftar: kamu memasukkan kode OTP untuk membuktikan nomor itu milikmu. Tanpa ini, akun tidak bisa aktif.
2) Verifikasi Bisnis / Badge Terverifikasi (Opsional, Tidak Selalu Tersedia)
WhatsApp juga punya konsep akun bisnis dengan lencana terverifikasi. Intinya, badge menunjukkan bahwa identitas bisnis sudah diverifikasi oleh Meta. Namun fitur dan ketersediaannya bisa berbeda tiap wilayah/akun, dan biasanya ada syarat serta proses tertentu (bahkan dapat berupa langganan berbayar melalui program seperti Meta Verified untuk bisnis, jika muncul di menu kamu).
Cara cek apakah opsi verifikasi badge tersedia:
- Buka WhatsApp Business.
- Masuk ke Settings atau Business Tools.
- Cari menu seperti Meta Verified atau opsi verifikasi.
- Kalau menu itu tidak ada, kemungkinan fitur belum tersedia untuk akun/region kamu.
Tips Aman Setelah Akun Jadi (Wajib untuk Pelaku Usaha)
- Aktifkan Verifikasi Dua Langkah (Two-step verification) agar akun tidak gampang dibajak.
- Jangan pernah bagikan kode OTP 6 digit ke siapa pun, termasuk yang mengaku admin/CS.
- Waspadai WA “mod” (GB WhatsApp, dll). Risiko diblokir dan rawan keamanan.
- Gunakan nama bisnis yang konsisten dan lengkapi profil untuk membangun kepercayaan.
Kesimpulan
Membuat WhatsApp Business itu sebenarnya cepat: instal aplikasi, verifikasi nomor, lalu rapikan profil dan aktifkan fitur bisnis seperti katalog, quick replies, dan label. Yang perlu dipahami adalah soal “verifikasi”: verifikasi nomor itu wajib (OTP), sedangkan badge terverifikasi adalah fitur tambahan yang tidak otomatis tersedia untuk semua akun. Fokus dulu membangun profil yang meyakinkan dan alur chat yang rapi—itu sudah sangat membantu menaikkan kepercayaan pelanggan.
Kalau kamu mau, sebutkan kamu pakai Android atau iPhone, dan apakah mau pindah nomor dari WA biasa atau pakai nomor baru. Nanti aku bikinkan langkah yang lebih spesifik sesuai kasusmu.












