Teknologi

5 Cara Bayar Listrik Online Lewat HP: PLN Mobile, GoPay, BRImo, Livin’ Mandiri, hingga myBCA

90
×

5 Cara Bayar Listrik Online Lewat HP: PLN Mobile, GoPay, BRImo, Livin’ Mandiri, hingga myBCA

Share this article
Dimudahin.com — Bayar listrik sekarang nggak harus keluar rumah. Cukup dari smartphone, kamu bisa beli token atau melunasi tagihan bulanan dalam hitungan menit.

Pembayaran listrik PLN makin “sat set” karena banyak kanal yang sudah terintegrasi: aplikasi resmi PLN, e-wallet,
sampai mobile banking. Dampaknya jelas: kamu bisa menghindari denda telat bayar dan tetap punya bukti transaksi digital
yang tersimpan rapi.

Di artikel ini, Dimudahin.com merangkum cara bayar listrik online lewat HP untuk dua jenis pelanggan—prabayar (token) dan pascabayar (tagihan bulanan)—dengan langkah yang mudah diikuti.

Sebelum Bayar, Siapkan 3 Hal Ini

  • Koneksi internet stabil agar transaksi tidak gagal di tengah jalan.
  • Saldo cukup (rekening bank/e-wallet) termasuk biaya admin.
  • IDPEL/nomor meter PLN (wajib di semua platform).

Catatan: untuk listrik prabayar, kamu akan menerima kode token 20 digit yang harus dimasukkan ke meteran setelah transaksi berhasil.

Kenali Jenis Pembayaran Listrik: Prabayar vs Pascabayar

1) Listrik Prabayar (Token)

Sistemnya mirip isi pulsa: kamu beli dulu nominal token, lalu mendapatkan sejumlah kWh. Setelah token dimasukkan,
meteran akan bertambah dan listrik bisa dipakai sampai kWh habis.

2) Listrik Pascabayar (Tagihan Bulanan)

Kebalikannya: pakai dulu, bayar belakangan. Di akhir periode, tagihan muncul dan harus dibayar sebelum jatuh tempo.
Cocok untuk rumah tangga/bisnis yang ingin aliran listrik stabil tanpa takut token habis.

5 Cara Bayar Listrik Online Lewat HP

1) Bayar Listrik via PLN Mobile (Aplikasi Resmi PLN)

Jika ingin yang paling “resmi” dan fiturnya lengkap, PLN Mobile bisa dipakai untuk cek tagihan, beli token,
sampai melihat riwayat transaksi. PLN juga menyebut pembayaran bisa dilakukan langsung lewat menu token/pembayaran di aplikasi.

  1. Unduh PLN Mobile, lalu daftar/login.
  2. Pilih menu “Token & Pembayaran”.
  3. Masukkan ID pelanggan/nomor meter lalu cek tagihan/produk.
  4. Pilih tagihan (pascabayar) atau nominal token (prabayar).
  5. Periksa detail, lalu lanjut ke pembayaran.
  6. Pilih metode bayar (VA/e-wallet/kanal lain yang tersedia), lalu selesaikan transaksi.
  7. Simpan bukti transaksi; khusus token, kode 20 digit akan tampil untuk dimasukkan ke meteran.

2) Bayar Listrik via GoPay (Gojek)

Buat yang terbiasa pakai e-wallet, GoPay menyediakan menu listrik untuk prabayar maupun pascabayar dengan alur yang simpel.

  1. Buka aplikasi Gojek (atau GoPay).
  2. Pilih “Lihat Semua” lalu masuk ke kategori Tagihan/Tagihan Rumah Tangga.
  3. Pilih layanan: PLN Token (prabayar) atau PLN Pascabayar.
  4. Masukkan ID pelanggan/nomor meter.
  5. Pilih nominal (untuk token) atau cek tagihan yang muncul (pascabayar).
  6. Konfirmasi ringkasan transaksi, lalu bayar dengan PIN GoPay.

3) Bayar Listrik via BRImo (BRI)

Nasabah BRI bisa membayar listrik langsung dari BRImo, termasuk menyimpan bukti transaksi sebagai arsip.

  1. Login ke aplikasi BRImo.
  2. Pilih menu “Beli & Bayar” > “Tagihan Listrik PLN”.
  3. Pilih rekening sumber dana (jika lebih dari satu).
  4. Masukkan IDPEL lalu lanjut.
  5. Cek detail tagihan/produk, lalu konfirmasi.
  6. Masukkan password/otorisasi, transaksi selesai dan bukti bisa disimpan.

4) Bayar Listrik via Livin’ by Mandiri

Livin’ memisahkan layanan PLN menjadi postpaid (tagihan) dan prepaid (token). Tinggal pilih sesuai kebutuhan.

  1. Login ke Livin’ by Mandiri.
  2. Tap ikon “Bayar”.
  3. Cari “PLN”, lalu pilih: PLN Postpaid atau PLN Prepaid.
  4. Masukkan ID pelanggan/nomor meter.
  5. Untuk pascabayar, tagihan muncul otomatis; untuk prabayar, pilih nominal token.
  6. Konfirmasi detail lalu masukkan PIN untuk menyelesaikan pembayaran.

5) Bayar Listrik via myBCA

Di myBCA, alurnya mirip: pilih menu bayar/isi ulang, tentukan jenis PLN prabayar atau pascabayar, lalu konfirmasi pembayaran.

  1. Login ke aplikasi myBCA.
  2. Pilih menu “Bayar & Isi Ulang” lalu pilih “PLN”.
  3. Pilih rekening sumber dana.
  4. Pilih jenis produk: PLN Prabayar atau PLN Pascabayar.
  5. Masukkan IDPEL/nomor meter, cek detail, lalu lanjut.
  6. Tap “Bayar” dan selesaikan otorisasi.
  7. Simpan struk; jika prabayar, catat kode token yang muncul.

Biaya Admin Bayar Listrik Online (Patokan yang Sering Muncul)

Biaya admin bisa berbeda tergantung kebijakan platform dan perubahan periode. Namun, sebagai gambaran,
berikut patokan biaya admin yang kerap dicantumkan untuk berbagai kanal pembayaran:

  • PLN Mobile: sekitar Rp1.000
  • GoPay: sekitar Rp2.500
  • Livin’ by Mandiri: sekitar Rp2.800 (pascabayar) dan Rp3.500 (prabayar)
  • BRImo: sekitar Rp3.000
  • myBCA: sekitar Rp3.000

Tips hemat: sebelum klik “Bayar”, cek ringkasan total (nominal + admin) agar tidak kaget.

Tips Biar Transaksi Nggak Gagal

  • Pastikan IDPEL/nomor meter benar (satu digit saja salah bisa bikin transaksi nyasar).
  • Untuk pascabayar, lakukan pembayaran sebelum jatuh tempo agar terhindar denda.
  • Simpan bukti transaksi (screenshot/unduh struk) untuk jaga-jaga.
  • Khusus prabayar, segera simpan kode token 20 digit sampai berhasil diinput ke meteran.
Penutup: Bayar listrik online lewat HP jelas lebih praktis—kamu bisa pilih jalur resmi PLN Mobile,
atau pakai e-wallet dan mobile banking yang sudah kamu gunakan sehari-hari. Yang penting, siapkan ID pelanggan, saldo cukup, dan cek biaya admin sebelum transaksi.